Minggu, 24 Juli 2011

seni ukir asmat (view pedesaan)



Karya ukir kayu khas suku Asmat adalah salah satu kekayaan budaya nasional yang sudah memiliki nama bagi para turis asing. Karakteristik ukiran suku asmat adalah polanya yang unik dan bersifat naturalis. Dari pola-pola itu terlihat kerumitan cara membuatnya sehingga membuat karya ukir mereka bernilai tinggi dan cukup banyak diminati para turis asing.

Dari segi model, ukiran suku Asmat sangat beragam, mulai dari patung manusia, perahu, panel, perisai, tifa, telur kaswari sampai ukiran tiang. Suku Asmat biasanya mengadopsi pengalaman dan lingkungan hidup sehari-hari sebagai pola ukiran mereka, seperti pohon, perahu, binatang dan orang berperahu, orang berburu dan lain-lain.

Mengukir adalah sebuah tradisi kehidupan dan ritual yang terkait erat dengan spiritualitas hidup dan penghormatan terhadap nenek moyang. Ketika Suku Asmat mengukir, mereka tidak sekedar membuat pola dalam kayu tetapi mengalirkan sebuah spiritualitas hidup.



tapi kini, teknik kesenian Asmat semakin berkembang. Dengan mengambil tema di luar yang berunsur magis, namun tidak mengurangi nilai seni dari kesenian Asmat itu sendiri. Seperti Ukiran Asmat mengenai "Pedesaaan" diatas.


Seni ukir asmat / asmat sclupture: 
- ukuran / size 94 x 61 cm
- tebal / thickness 3cm
- bahan / made from :kayu mahoni
- tema / theme : pemandangan pedesaan / village view

- harga / price : Rp. 10.000.000 (negotiable)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar